Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Menentukan konsep dalam tata rias

Konsep Tata Rias Wajah
10-13 menit


1. Bentuk Wajah
Bentuk wajah merupakan salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan dalam tata rias wajah, karena setiap orang memiliki bentuk wajah unik dan berbeda.
Cara menentukan bentuk wajah dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:

a. Siapkan alat pengukur (pita ukuran), ukur panjang wajah mulai batas tumbuhnya rambut di bagian dahi, sampai batas bawah dagu. Misal diperoleh ukuran panjang wajah 21 cm.

b. Ukuran panjang wajah yang telah diperoleh kemudian dibagi tiga. Misalnya panjang wajah 21 cm dibagi 3 hasilnya 7 cm.

c. Ukur daribagian bawah puncak hidung sampai batas bawah dagu. Apabila ukuran tersebut jumlahnya 7 cm, dalam arti sama seperti pembagian tadi, maka bentuk wajah ini termasuk tipe wajah oval. Jika hasil pengukuran jumlahnya lebih panjang dari 7 cm, maka tipe bentuk wajah ini termasuk panjang. Sebaliknya jika ukurannya lebih pendek dari 7 cm, berarti termasuk tipe wajah bentuk bulat.

d. Bentuk wajah persegi, dilihat dari perbandingannya ukuran lebar pelipis dengan lebar rahang. Jika ukurannya sama, berarti termasuk tipe wajah bentuk persegi. Lebar pelipis diukur dari pelipis kiri ke pelipis kanan, demikian pula untuk lebar rahang.

e. Bentuk wajah segitiga (bentuk hati, heart) dilihat dari perbandingan ukuran lebar pelipis dengan lebar rahang bentuk memanjang. Jika ukuran lebar pelipis lebih besar dari lebar rahang, berarti termasuk tipe bentuk wajah segitiga, sebaliknya jika lebar rahang lebih besar dari lebar pelipis, berarti termasuk tipe bentuk wajah segitiga terbalik atau bentuk buah pear.
Hasil pengukuran bentuk wajah tersebut menjadi acuan dalam menentukan tipe bentuk waja, yang secara umum dikelompokkan menjadi tujuh tipe bentuk wajah sebagai berikut:

a. Bentuk wajah oval atau lonjong atau bukat telur. Tipe bentuk wajah oval dianggap sebagai bentuk wajah yang paling sempurna atau bentuk wajah paling ideal. Lingkaran bentuk oval atau perbandingan pada bentuk wajah oval menjadi acuan untuk mengubah semua bentuk wajah lainnya. Ciri bentuk wajah oval yaitu ukuran lingkaran raut muka kira-kira sat5u setengah kali lebih panjang dari lebar muka yang diukur melalui tulang kening. Ciri lainnya wajah terlihat simetris dan seimbang, garis rahang tidak terlalu menonjol.

b. Bentuk wajah bundar atau bulat, mempunyai ciri-ciri : garis pertumbuhan rambut melengkung bulat, dahi lebar, pipi terkesan penuh dan bulat, garis rahang dan dagu membentuk setengah lingkaran. Secara keseluruhan semua tampak bundar.

c. Bentuk wajah persegi,memiliki ciri : dahi lebar, garis pertumbuhan rambut di dahi lurus, perbandingan antara panjang muka dengan lebar muka hampir sama, garis rahang kuat dan berbentuk persegi, serta dagu tidak terlalu lancip.

d. Bentuk wajah buah pear atau bentuk segitiga memiliki cirri : lebar dari dahi lebih kecil dari lebar rahang dan dagu.

e. Bentuk wajah panjang memiliki ciri : bentuk wajah terkesan sempit, garis pertumbuhan rambut lurus, bentuk dahi panjang dan lebar.

f. bentuk wajah segitiga terbalik (heart) memiliki cirri : dahi dan wajah terlihat lebar, garis rahang sempit, dagu menyempit, tajam dan panjang.

g. Raut muka belah ketupat (diamond) memiliki ciri: dahi sempit, pelipis dan pipi lebar, dagu runcing dan panjang.
Mengkoreksi bentuk wajah sesuai dengan tipe bentuk wajah dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

1. Wajah bentuk oval
Bentuk wajah yang paling idela atau sempurna adalah bentuk wajah oval atau bulat telur atau lonjong.

2. Wajah bentuk belah ketupat
Make-up style untuk wajah berbentuk belah ketupat, dengan cirri khas sangat lebar di daerah kedua tulang pipi adalah : shading : untuk merampingkan wajah dapat diaplikasikan shading yang memanjang vertical pada daerah tulang pipi dan dagu, Highligt : untuk karakter wajah diamond, highlight diaplikasikan di daerah pelipis dan rahang atau aplikasikan tint pada dahi kiri dan kanan serta pada rahang kiri dan rahang kanan. Color : warna dalam nuansa dramtic dan bright graduasi ungu tua sampai ungu muda, biru tua sampai biru muda, hijai muda, bahkan warna-warna berani seperti coklat tua, orange, kuning, pink tua, putih dan gold sangat disarankan. Blush on : teknik pengaplikasian blush on dibagian tulang pipi diaplikasikan dengan membaur dan samar-samar hampir sejajar dengan hidung dan ditarik kearah kuping. Alis : untuk lebih membingkai wajah, alis dibuat melengkung sampai di mata selanjutnya menukik, dan meruncing. Ketebalan alis yang dibuat serta mungkin dan baru di bagian ujung alis saja yang sedikit menipis. Bibir : warna lembut dengan nuansa natural dan dengan sentuhan glossy baik untuk diaplikasikan.

3. Wajah bentuk heart (hati)
Make up style untuk wajah bentuk hati atau bentuk segitiga yang memiliki cirri dahi lebar dan dagu sempit yaitu : shading : memiliki dahi yang lebar dan dagu yang lancip, membuat teknik shading yang dilakukan hanya dibagian pelipis saja. Bagian kiri dan kanan dahi yang lebar ditutup dengan alas bedak berwarna gelap (shading), begitu pula shading pada bagian dagu agar tidak terkesan tajam. Highlight : guna menyeimbangkan bagian dagu yang lancip maka perlu dilakukan highlight dengan warna-warna terang dibagaian rahang. Hal tersebut untuk menonjolkan karakter wajah yang lebih keras sehingga keselarasan yang diinginkan tercapai. Tint menggunakan alas bedak bagian rahang yang sempit untuk member kesan melebar. Color : warna dengan nuansa warm dan natural menjadi pilihan tepat bagi orang-orang dengan karakter wajah segitiga terbalik (bentuk hati/heart). Graduasi warna-warna tanah seperti coklat tua sampai coklat muda, orangye, merah sampai merah bata, kuning bahkan gold sangat disarankan. Ada baiknya warna-warna diluar yang disarankan tidak dikenakan. Blush on : penggunaan blush on. Koreksi wajah bentuk belah ketupat diaplikasikan pada kedua tulang pipi yang disapukan dengan arah menyamping ke bagian kuping, membaur dan sedikit mendatar dan melebar. Alis : titik awal alis sama dengan titik awal mata. Alis dibuat menebal di awal yang kemudian melengkung di mata, selanjutnya menipis dibagian ujung. Panjang laus melebihi ujung mata. Birbi : nuansa warna-warna tanah dengan seikit sentuhan glossy.

4. Wajah bentuk pear
Aplikasikan shading pada bagian rahang bawah yang lebar dengan menggunakan alas bedak berwarna tua. Tint atau counter-shading pada bagian dahi yang sempit untuk memberi kesan dahi lebih lebar menggunakan alas bedak yang berwarna lebih terang. Aplikasikan pemerah pipi (rouge) disapukan kearah samping atas agak vertical.

5. Bentuk wajah bulat
Make up stle untuk bentuk wajah bulat direncanakan agar wajah menjadi kelihatan lebih ramping dan berbentuk oval. Shading : guna menutupi dahiyang lebar dan menonjolkan juga memberikan efek samar pada bagian rahang agar terlihat lebih tegas, diperlukan teknik shading dikedua area tersebut. Bagian pelipis dan kedua sisi rahang ditutupi dengan menggunakan warna yang lebih gelap. Pipi yang bulat diaplikasikan dengan bayangan gelap (shading) atau diatas bedak diberi bayangan warna kecoklatan. Color : warna dengan nuansa dramatic mute, seperti graduasi biru tua sampai dengan biru muda, hiaju tua sampai hijau muda, sliver bahkan warna ungu muda, silver bahkan piece, sangat disarankan. Bahkan warna ungu muda, abu-abu, sampai coklat tua, cocok pula diaplikasikan. Blush on : penggunaan blush on dilakukan pada tulang pipi bagian atas, aplikasikan dengan samar-samar membaur dan agak melebar. Dagu yang pendek dapat diberik alas bedan yang berwarna terang (countershading) atau diatas bedak diberi warna terang (tint) agar berkesan lebih tajam. Perhatikan peralihan antara shading, counterhadingdan pemerah pipi tidak terjadi secara mendadak, tetapi hendaknya diatur dengan baik, dengan gradasi yang makin berkurang sampai beralih ke warna kulit asli. Alis : untuk memberikan kesan yang mempertegas, alis dibuat tebal di bagian awal, selanjutnya menukik di tengah-tengah mata, kemudian menipis sampai bagian ujung mata. Bibir : warna-warna lebut dengan nuansa piniki dan sedikit glossy sangat baik dan serasi untuk dipalikasikan.

6. Wajah bentuk panjang
Merias wajah bentuk panjang dikoreksi agar wajah menjadi kelihatan lebih lebar, dengan alis mata, dan bibir sedapat mungkin menjurus kearah horizontal. Pada tulang pipi di depan kedua telinga diaplikasikan alas bedak yang lebih terang (countershading) kemudian sebagai tambahan di atas bedak yang lebih terang (countershading) kemudian sebagai tambahan di atas bedak dipalikasikan warna terang (tint) agar wajah tampak loebih lebar. Shading pada bagian dagu yang teralalu tajam dengan menggunakan alas bedak diaplikasikan warna terang (tint) agar wajah tampak lebih lebar. Shading pada bagian dagu yang teralalu tajam dengan menggunakan alas bedak yang lebih gelap, kemudian diatas bedak ditambah bayangan gelap yang berwarna kecoklatan, begitu pula pada dahi bagian batas rambut agar kesan bentuk wajah lebih pendek. Pemerah pipi disapukan secara mendatar, untuk mengurangi kesan panjang pada wajah. Perhatikan perbedaan antara countershading dengan rouge jangan terlalu mencolok (blending)

7. Wajah bentuk muka persegi
Make up style untuk bentuk wajah persegi yaitu shading ; karakter wajah persegi yang memiliki dahi lebar dan rahang yang kuat memerlukan teknik shading dikedua area tersebut. Bagian pelipis dan rahang perlu dilakukan penyeimbangan, guna menampilkan sisi kelembutan. Koreksi bentuk wajah dikerjakan seperti untuk bentuk wajah bulat, tetapi perhatian agar rahang yang lebar lebih ramping, aplikasikan alas bedak berwarqna tua (shading) atau aplikasikan bayangan gelap di atas bedak. Pada kedua tulang pipi, didepan telinga, aplikasikan warna lebih terang, dengan menyapukan alas bedak berwarna lebih muda (countershading) atau di atas bedak diaplikaskan warna terang (tint). Dagu yang pendek agar kelihatan lebih tajam aplikasikan countershading atau diatas bedak aplikasikan warna yang terang (tint). Color : warna dengan nuansa light and soft menjadi warna yang harus dikenakan gardasi warna pink, biru muda, hijau muda, ungu muda, bahkan baige adalah warna-warna yang sangat serasi untuk dikenakan. Blush on : penggunaan blush on diaplikasikan di bagian tulang pipi atas, sedekat mungkin dengan areal mata. Jangan terlalu tebal, lakukan dengan samar-samar saja. Pemerah pipi atau blush on disapukan dengan arah melebar ke samping dengan bentuk segitiga untuk member kesan ajah tampak oval. Alis : alis sebagai pilar wajah mempunyai peranan penting. Oleh karena itu untuk menyeimbangkan karakter wajah persegi yang sudah cukup tegas, lakukan pemakaian alis jangan terlalu tegas, tetapi cukup berupa garis lengkung yang tidak menukik, menebal dibagian awal dan selanjutnya menipis sampai ke bagian ujung alis. Untuk panjang alis dibuat melebihi sudut mata. Bibir : warna lipstick atau perona bibir yang digunakan tetap menggunakan warna-warna soft and light, warna pink sampai warna natural bibir dengan menggunakan sedikit lip gloss sangat disarankan.

Post a Comment for "Menentukan konsep dalam tata rias"